![]() |
| Foto: Thom Aresta |
Tanjung Bunga – Suasana meriah dan penuh kreativitas mewarnai peringatan Bulan Bahasa di SMP Negeri 3 Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Berbagai penampilan seni dan sastra yang dipersembahkan oleh para siswa menjadi bukti bahwa bahasa tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga dapat diekspresikan melalui karya dan pertunjukan yang menghibur sekaligus mendidik.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor desa kolaka tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah. Perayaan Bulan Bahasa menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.
Kepala SMPN 3 Tanjung Bunga dalam sambutannya mengatakan bahwa Bulan Bahasa merupakan momentum untuk mengingat kembali pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tanpa melupakan kekayaan bahasa daerah yang menjadi identitas budaya bangsa.
Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada peserta didik untuk berkreasi dan mengekspresikan kemampuan mereka. Bahasa dan sastra dapat menjadi sarana membangun karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa, ujarnya.
Beragam kegiatan ditampilkan dalam perayaan tersebut. Salah satu yang menarik perhatian adalah pertunjukan teater yang dibawakan para siswa dengan mengangkat tema kehidupan sosial dan nilai-nilai persahabatan. Penampilan para pemain berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton.
Selain teater, siswa juga menampilkan monolog dengan penghayatan yang kuat. Melalui penampilan tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum sekaligus menyampaikan pesan-pesan moral kepada para penonton.
Kemampuan bersastra para siswa juga terlihat melalui musikalisasi puisi. Dengan memadukan pembacaan puisi dan iringan musik, para peserta berhasil menghadirkan suasana yang menyentuh dan penuh makna.
Tidak hanya itu, panggung Bulan Bahasa semakin semarak dengan penampilan tarian daerah yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara. Para siswa tampil percaya diri mengenakan busana yang mencerminkan identitas budaya lokal.
Kelompok siswa lainnya turut memukau penonton melalui penampilan vokal grup yang membawakan sejumlah lagu dengan harmonisasi suara yang indah. Suasana semakin hidup ketika para peserta menampilkan humor yang mengundang gelak tawa seluruh hadirin.
Salah seorang guru menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas para siswa dalam mempersiapkan setiap penampilan.
Kami bangga melihat keberanian dan bakat yang dimiliki peserta didik. Kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk menggali potensi mereka di bidang seni, sastra, dan budaya, tuturnya.
Para siswa pun mengaku senang dapat terlibat dalam perayaan Bulan Bahasa. Selain menambah pengalaman, kegiatan tersebut juga mempererat kebersamaan antarteman.
Kami sangat menikmati proses latihan hingga tampil di depan teman-teman dan guru. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun, ungkap salah seorang peserta.
Perayaan Bulan Bahasa di SMPN 3 Tanjung Bunga tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang mengajarkan kerja sama, disiplin, kreativitas, dan keberanian untuk tampil di depan umum.
Melalui berbagai kegiatan seperti teater, monolog, musikalisasi puisi, tarian daerah, vokal grup, dan humor, SMPN 3 Tanjung Bunga berhasil menghadirkan perayaan Bulan Bahasa yang meriah dan bermakna. Semangat mencintai bahasa Indonesia, melestarikan budaya, serta mengembangkan bakat peserta didik pun semakin tumbuh di lingkungan sekolah.

